DATE MEETING GUIDELINE

DATE adalah komunitas di JPCC yang memuridkan anggotanya (Discipled), menerima apa adanya (Accepted), dipimpin Roh Kudus (Anointed), dilatih tujuan hidupnya (Trained), dan diperlengkapi Firman Tuhan (Equipped). Komunitas DATE yang sehat ditandai dengan perubahan hidup pemimpin dan anggotanya yang semakin menyerupai Kristus serta melahirkan pemurid berikutnya. Dalam pelaksanaannya, DATE menggunakan model Sermon-Based Small Groups, yaitu diskusi kelompok kecil yang berbasis pada khotbah di ibadah Minggu.

CELEBRATE

15 - 20 MENIT

COACH

60 MENIT

COMMUNICATE

5 - 10 MENIT

CARE

5 - 10 MENIT

PREPARE & PRAY

Sebelum Saudara memulai pertemuan DATE reguler dan memfasilitasi diskusi, persiapkan diri Saudara dengan membaca DATE Meeting Guideline dan Berdoa agar Roh Kudus bekerja untuk mengubahkan setiap orang yang hadir.

"Persiapan adalah ekspresi dari IMAN."

COACH
Love Transforms
Kita semua ingin mengalami flourishing, tetapi dunia sering mengajarkan bahwa kebahagiaan ditemukan melalui pencapaian atau kebebasan menjadi diri sendiri. Alkitab menunjukkan bahwa flourishing yang sejati ditemukan ketika kita kembali kepada Allah. Bahkan teguran dan tuntunan-Nya untuk bertobat merupakan bukti kasih-Nya kepada kita.

Melalui kisah Zakheus dalam Lukas 19:1–10, kita melihat bagaimana kasih Yesus mengubahkan hidup seseorang. Alih-alih menghakimi atau menghukum Zakheus, Yesus memilih untuk datang dan tinggal di rumahnya. Penerimaan dan kasih karunia yang Yesus tunjukkan menyentuh hati Zakheus, sehingga ia tidak lagi hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga mengambil tindakan untuk memulihkan dan mengasihi orang lain. Grace is the soil where transformation grows.

Dari sini kita belajar bahwa hati harus berubah sebelum perilaku berubah. Informasi dan pengajaran saja tidak cukup jika hati kita belum disentuh. Kasih manusia sering kali bersifat transaksional, tetapi kasih Allah adalah kasih yang berkorban. Ketika kita sungguh menyadari betapa besar kasih Allah kepada kita, hati kita diubahkan dan kita dimerdekakan untuk mengasihi orang lain.

Karena itu, ketika kita kesulitan mengampuni, merasa tidak diterima, atau cenderung menghakimi orang lain, kita perlu kembali mengingat kasih dan penerimaan Yesus bagi kita. Ketika kasih Kristus menangkap hati kita, kita diubahkan dan dimerdekakan untuk mengasihi. Kasih itu tidak berhenti pada apa yang kita rasakan, tetapi menjadi nyata melalui tindakan sederhana yang membawa pemulihan bagi orang lain.

QUOTES:

Grace is the soil where transformation grows.

SUPPORTING VERSES:

Roma 2:4 TSI; Lukas 19:1–10 TSI; 1 Yohanes 4:7–12 TSI


PERTANYAAN DISKUSI OIA:


SERMON-BASED SMALL GROUPS
DATE bukan sekadar tempat diskusi, tapi ruang di mana setiap orang mengalami Tuhan, dibentuk oleh firman, dan bertumbuh bersama dalam pengenalan yang benar akan Tuhan. Saudara tidak hanya membahas firman, tapi ditantang untuk mengaplikasikan firman.

Tujuan/Goal Pembahasan OIA di DATE:
JPCC Small Groups Ministry mendorong pembahasan OIA di DATE bukan untuk menambah pengetahuan Alkitab semata, tetapi untuk menolong setiap orang semakin mencintai Firman Tuhan dan membangun kebiasaan membaca Alkitab secara pribadi melalui metode yang sederhana dan mudah dilakukan.

Ice Breaker (5 menit)

Pernahkah pandangan kita terhadap seseorang berubah setelah kita mengenalnya lebih dekat? Menurutmu, apa yang membuat pandangan itu berubah?

Baca ayat bersama-sama/minta salah satu DM membacakannya:

Lukas 19:1-10 (TB)

1 Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu.
2 Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya.
3 Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.
4 Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
5 Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
6 Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.
7 Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa."
8 Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
9 Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham.
10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."

Context Singkat:

Yesus sedang melewati Yerikho ketika Zakheus, seorang kepala pemungut cukai yang kaya, berusaha melihat-Nya. Namun, perjumpaan itu menjadi lebih dari sekadar kesempatan bagi Zakheus untuk melihat Yesus. Yesus justru memanggil Zakheus dan memilih untuk menumpang di rumahnya. Keputusan ini menimbulkan sungut-sungut orang banyak karena mereka memandang Zakheus sebagai orang berdosa. Namun, perjumpaan tersebut diikuti respons nyata dari Zakheus, dan Yesus menegaskan bahwa Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.

O — Observation (Apa yang terjadi dalam teks?)

  • Menurutmu, siapa yang sebenarnya lebih dahulu mencari siapa dalam cerita ini? Apa petunjuknya dalam teks? (ay. 3–5, 10)
  • Apa perbedaan cara Yesus dan orang banyak memandang Zakheus? (ay. 5–7)
  • Apa yang berubah dalam respons Zakheus setelah Yesus datang ke rumahnya? (ay. 8–9)

I — Interpretation (Apa arti & maknanya?)

  • Apa yang kita pelajari tentang hati Tuhan dari fakta bahwa Yesus mau datang ke rumah seseorang yang dipandang sebagai orang berdosa oleh orang banyak?

Relevance (Relevansi untuk kehidupan Kristen masa kini)

Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa tanpa sadar menilai seseorang berdasarkan reputasi, kesalahan masa lalu, penampilan, atau cerita yang kita dengar dari orang lain. Tanpa mengenal mereka lebih dekat, kita mungkin sudah membentuk penilaian atau bahkan menjaga jarak. Seperti orang banyak dalam kisah Zakheus, kita bisa lebih mudah memberi label daripada mengambil inisiatif untuk mendekat. Padahal, kasih Kristus memanggil kita untuk melihat orang lain bukan hanya dari apa yang tampak di luar, tetapi juga dengan hati yang mau mengenal, menerima, dan memberi ruang bagi perubahan. Kasih menjadi nyata ketika kita tidak hanya melihat orang yang sering diabaikan, tetapi juga bersedia hadir dalam hidup mereka.

A — Application (Bagaimana menerapkannya?)

  • Jika kasih Yesus membuat orang merasa diterima dan mengalami perubahan, apa satu hal yang bisa kita lakukan minggu ini agar seseorang merasakan hal itu melalui kita? 

Penutup Fasilitator Diskusi

Yesus melihat Zakheus bukan berdasarkan label dan penilaian orang banyak, tetapi dengan hati yang penuh kasih. Kasih-Nya tidak hanya membuat Zakheus merasa diterima, tetapi juga membawa perubahan dalam hidupnya. Love Lives Here ketika orang lain dapat merasakan kasih Kristus melalui cara kita melihat, menerima, dan memperlakukan mereka. Minggu ini, ambil inisiatif untuk mengasihi satu orang melalui tindakan sederhana yang nyata.

COMMUNICATE

Parents Day

Agar gereja dan keluarga dapat semakin bersinergi bersama dalam membangun iman generasi penerus, JPCC akan mengadakan kembali PARENTS DAY! Kami mengundang orang tua yang anaknya memasuki kelas baru untuk hadir. Diadakan mulai tanggal 9 Agustus s.d. 20 September 2026 dengan jadwal sesuai dengan grade anak. Lihat informasi selengkapnya di: jpcc.org/parentsday.

Explore The New Learning Center!
Untuk membantu Saudara terus bertumbuh, JPCC menyediakan sebuah website yang menjadi learning center bagi jemaat, yaitu learning.myjpcc.org, tempat Saudara bisa menemukan dan mengikuti berbagai kelas online secara mandiri, video pengajaran, panduan DATE, panduan untuk memperlengkapi Parents, dan lain-lain. Sebagai informasi, materi yang dulunya tersedia dalam _website_ resources.myjpcc.org telah berpindah ke website learning.myjpcc.org, sehingga materi dapat diakses secara lebih terpusat dan nyaman bagi jemaat. Selamat belajar dan terus bertumbuh!

College Bible Community
Iman bertumbuh melalui proses, dialog, dan pengalaman nyata. College Bible Community, adalah tempat untuk kamu yang sedang kuliah, untuk belajar firman Tuhan, berdiskusi, bertanya, dan bertumbuh bersama komunitas yang aman dan suportif. Akan ada waktu diskusi dan dengar perspektif satu sama lain. Dan tentu saja, kami juga menyediakan snack! Diadakan setiap Minggu, mulai 6 September 2026: UpperRoom: 14.30–16.00 | Annex 6 dan Sutera Hall: 14.00–15.30 | Cikandi 1. Daftar di MyJPCC App - Event.

Marriage & Parenting Seminar "The Family We Build"
Setiap keluarga sedang membangun sesuatu. Cara kita memperlakukan pasangan, menyelesaikan konflik, mengasihi, dan hadir bagi anak ikut membentuk suasana dan budaya di dalam rumah. Karena itu, marriage dan parenting tidak berjalan sendiri-sendiri. Mari belajar di Marriage & Parenting Seminar yang akan datang! Tanggal 26 September 2026 pkl. 09.00–12.00 WIB di The Kasablanka (Main Hall). Daftar di MyJPCC App!


CARE

Yakobus 5:16 TB 

“Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”

Ajak setiap anggota DATE untuk berbagi pokok doa yang spesifik agar dapat didoakan bersama. Setelah itu, luangkan waktu untuk berdoa bagi kesejahteraan kota Jakarta dan Tangerang, memohon perlindungan dan damai sejahtera bagi masyarakat. Doakan juga bangsa dan negara Indonesia, serta para pemimpin di pemerintahan pusat maupun daerah, agar diberikan hikmat dalam mengambil keputusan yang selaras dengan kehendak Tuhan.

Tips untuk Leader & Core Team Membawakan OIA
dengan Natural & Meaningful.


Silakan klik tautan ini: jpcc.me/TipsMembawakanOIA


FOLLOW US
DOWNLOAD MYJPCC APP
Download Android
Download Android