KELAS ENAM
Fase di mana persediaan makanan akan cepat habis, terlalu banyak hormon, dan anak yang mulai berselisih dengan Anda untuk membuktikan jika ada yang peduli pada mereka.
TIDAK ADA FASE YANG KURANG KONSISTENSI
Anak kelas enam Anda mungkin masih ingin tidur dengan boneka mereka – dan juga smartphone baru mereka. Mereka mungkin terlihat berantakan dan tidak terurus di satu waktu, lalu terlihat rapi dan berdandan berlebihan di waktu lainnya. Mereka mungkin kelihatan bodoh, sedih, jahat, atau bahkan penyayang. Tetapi itulah yang menjadikan setiap hari (atau jam) peluang baru untuk mengenali anak Anda yang sedang bertumbuh.
DALAM 52 MINGGU, TINGGI ANAK KELAS ENAM ANDA AKAN NAIK 7 CM DAN BERATNYA NAIK 5 KG
Tetapi hal lain yang mungkin akan Anda lihat juga kenaikannya adalah tagihan belanja Anda. Mulailah membeli persediaan makanan dalam jumlah besar dan siapkan asupan karbohidrat. Untuk menghemat pengeluaran, Anda dapat menyiasatinya dengan berbelanja barang-barang diskon.
AIR MATA (ANDA DAN ANAK ANDA) AKAN MENGALIR
Anda akan melihat pintu dibanting dan drama terjadi. Tetapi di tengah semuanya itu, ini adalah waktu untuk semakin mendekatkan diri dengan mereka. Saat mereka memaksa, tunjukkan bahwa Anda tidak dapat digoyahkan. Saat mereka berubah, buktikan bahwa Anda akan terus mencintai mereka. Saat mereka merusak kepercayaan Anda, tunjukkan bahwa Anda adalah seseorang yang bisa dipercaya. Ini mungkin sulit, tetapi berusahalah untuk selalu berada di sisi mereka, sehingga mereka tidak punya alasan untuk berkata, “Nggak ada yang peduli kan?”
Ini hanyalah sebuah fase kehidupan Jadi jangan lewatkan tiap momennya.
Anak kelas enam Anda sedang berubah…
Secara Fisik
Butuh banyak makan dan tidur 9–11 jam tiap malam.
Anak perempuan mulai menyalip perkembangan anak laki-laki.
Anak laki-laki mengalami perubahan tinggi dan berat badan; peningkatan hormon, dan mungkin muncul jerawat.
Anak perempuan mengalami perubahan tinggi dan bentuk badan; mungkin mulai menstruasi (10–16 tahun).
Secara Sosial
Menginginkan penerimaan dan kesamaan dengan teman sebaya.
Seringkali menunjukkan tingkah laku yang sangat buruk di rumah (khususnya dengan Ibu).
Menghargai pengaruh dari orang dewasa yang bukan orang tua mereka.
Mungkin mulai muncul rasa cinta dan mencoba bersentuhan dengan orang yang disukai.
Secara Mental
Suka belajar hal baru dan tantangan.
Semakin mampu memahami konsep-konsep abstrak, misalnya “keadilan”.
Tumbuhnya kemampuan untuk melihat dunia dari perspektif yang berbeda.
Membedakan tindakan dari motif sembari mencoba mengenali motif (walau sering salah mengartikannya).
Secara Emosional
Sering kali menutupi emosi agar bisa diterima.
Senang berbicara tentang apa yang mereka rasakan dan mengapa mereka merasakannya.
Bergumul dalam pengambilan keputusan.
Lebih sering berbohong.
Dapat terfokus pada keyakinan atas kemampuan pribadi dan menomorduakan ketekunan, usaha, dan latihan.
Sering berdebat, tetapi lebih banyak menggunakan emosi daripada logika.
PERAN ANDA ADALAH UNTUK MEMPERTEGUH PERJALANAN PRIBADI MEREKA
Usia kelas enam adalah masa-masa krisis. Bagi banyak anak, ini adalah tahun pertama mereka di SMP, yang berarti situasi sosial yang benar-benar baru: teman baru, pelajaran baru, atau mungkin teman yang mulai pacaran. Terlepas dari sekolah mereka, setiap anak kelas enam mengalami peningkatan kesadaran sosial dan diri. Saat Anda secara konsisten memperteguh perjalanan mereka melalui fase yang terkadang naik-turun ini, Anda membantu mereka untuk memperoleh stabilitas.
|
Berpikir seperti insinyur |
Anda membantu mereka belajar ketika Anda… Menghubungkan titik-titiknya. |
|
Ingin Tahu, “Siapa yang aku sukai?” |
Anda menggugah hati mereka ketika Anda... Menyediakan stabilitas. |
|
Didorong oleh Penerimaan |
Anda melatih kemampuan moral mereka ketika Anda… Memperteguh nilai mereka. |
Tahun ini Anda akan membangkitkan rasa ingin tahu anak Anda sehingga mereka akan memiliki iman mereka sendiri dan menghargai komunitas iman
Anak kelas enam Anda saat ini sangat membutuhkan teman-teman dan mentor yang konsisten dan positif. Tahun ini, bantu mereka memperkuat hubungan mereka dengan gereja, dan tetaplah terlibat dalam perjalanan iman pribadi mereka dengan terus berkomunikasi di rumah.
KATAKAN HAL-HAL SEPERTI . . .
“Itu pertanyaan yang bagus. Ayah/Ibu tidak tahu jawabannya, tapi kita bisa cari tahu.”
“Bolehkah kita mendoakan ini bersama-sama?”
“Adakah hal yang bisa Ayah/Ibu doakan untukmu di hari/minggu ini?”
“Tuhan menciptakanmu, Dia mengenalmu, dan Dia mengasihimu.”
“Orang lain bisa melihat Yesus dari cara hidupmu.”
“Aku diciptakan secara dahsyat dan ajaib.” Mazmur 139:14
“Ayah/Ibu juga punya pertanyaan. Hal lain apa lagi yang kamu ingin ketahui?”
“Apakah ada hal yang pernah kamu baca di Alkitab dan sangat berarti bagimu saat ini?”
|
|
|
|
|
Tanamkan tujuan dengan memulai hari dengan kata-kata yang menyemangati. |
Bagikan makna hidup saat mengobrol di jalan. |
Bangun nilai saat mengobrol di waktu makan. |
Dengarkan isi hati mereka dan cobalah untuk selalu ada bagi mereka. |

